Kontraktor di Kudus Ini Banting Stir Geluti Usaha Kuliner Tahu Petis

Andi Raih (43), pemilik bisnis Tahu Petis Lawang Sewu Khas Semarang. (MIA)

KUDUS, ZONANEWS.ID – Persaingan yang semakin tidak sehat yang mulai dirasakan di dunia jasa kontruksi, membuat salah satu kontraktor di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah banting stir ke bidang lain.

Dia adalah Andi Raih (43), yang saat ini tengah merintis usaha kulinernya di Foodcourt Center Museum Kretek, Desa Getaspejaten, Kecamatan Jati, Kudus. Andi memilih menggoreng tahu petis ketimbang bersaing di dunia kontruksi yang sudah ia geluti selama bertahun-tahun.

Warga Desa Jekulo, Kecamatan Jekulo, Kudus ini mengaku lebih nyaman merintis usaha kuliner. Meskipun baru dua minggu berjalan, Andi mengaku greget membesarkan usaha lebih terasa saat ini. Apalagi, kuliner tahu petis di Kudus terbilang cukup diminati masyarakat umum.

Bacaan Lainnya

“Kontraktor masih tapi tidak begitu intens, mau lebih fokus yang ini (jualan tahu petis) karena menurut saya prospeknya bagus,” ujarnya saat ditemui di kedainya, Jumat, 10 Februari 2023.

Munculnya ide jualan tahu petis, diakui Andi karena tidak menemukan rasa yang khas dari tahu petis di Kudus, seperti yang dijual di wilayah Semarang, Jawa Tengah. Pria yang menggemari tahu petis khas Semarang ini mengaku tidak menemukan cita rasa khas saat membelinya di Kudus.

Oleh sebab itu, dirinya mencoba untuk mencari informasi terkait petis khas Semarang dan mencocokkannya dengan lidah masyarakat Kudus. Andi merasa bahwa tahu petis khas Semarang rasanya sangat berbeda yang ditemui di Kudus.

“Kalau sini (Kudus) itu petisnya rasanya lebih ke asin gurih, tapi kalau Semarang itu lebih ke manis. Petisnya juga sedikit kalau yang dijual di sini,” tuturnya.