KUDUS, ZONANEWS.ID – Rencana pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sunan Muria di Desa Karangmalang, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, mulai menarik minat investor.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus telah menerima dua pengajuan minat investasi yang kini tengah dikaji untuk menentukan skema pembangunan dan kerja sama yang paling sesuai.
Sekretaris Daerah Kabupaten Kudus, Eko Djumartono, membenarkan bahwa kedua investor telah menyampaikan surat minat secara resmi. Keduanya juga telah memaparkan rencana investasi di hadapan Pemkab Kudus.
Meski demikian, pemerintah daerah masih perlu melakukan pembahasan lebih lanjut sebelum menentukan langkah berikutnya.
“Ada dua yang sudah mengirimkan surat minat untuk membangun, keduanya sudah melakukan pemaparan. Kita akan kaji bentuknya seperti apa, perlu dibahas seperti apa bentuknya nanti,” jelasnya, Selasa, 13 Oktober 2026.
Dari dua penawaran tersebut, salah satu investor mengusulkan skema Build, Operate, Transfer (BOT), yakni pola kerja sama ketika investor membangun fasilitas, mengoperasikannya dalam jangka waktu tertentu, kemudian menyerahkan pengelolaannya kepada pemerintah sesuai ketentuan yang disepakati.
Skema ini menjadi salah satu opsi yang dipertimbangkan dalam rencana pembangunan RSUD Sunan Muria.
Sementara itu, investor lainnya belum menyampaikan secara pasti skema investasi yang akan digunakan. Pemkab Kudus masih akan mendalami kedua penawaran tersebut dengan mempertimbangkan aspek pembiayaan, pengelolaan rumah sakit, serta manfaat yang dapat diperoleh pemerintah daerah dan masyarakat.
“Kami kaji dulu karena ini masih tahap awal ketertarikan dari investor. Skemanya juga kita belum bahas seperti apa, apakah sewa BOT atau apa,” ujar Eko.
Selain mempertimbangkan tawaran investor, Pemkab Kudus juga memperhitungkan potensi penerimaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) pada tahun mendatang.
