KUDUS, ZONANEWS.ID – Bupati Kudus Sam’ani Intakoris turun langsung ke Desa Golantepus, Kecamatan Mejobo, Minggu, 18 Januari 2026, untuk melihat dari dekat penanganan tanggul jebol yang diperbaiki secara darurat melalui gotong royong warga bersama relawan dan instansi terkait.
Kunjungan ini dilakukan di tengah cuaca ekstrem yang masih melanda wilayah Kudus dalam dua pekan terakhir.
Di lokasi, Sam’ani menyampaikan apresiasinya kepada warga dan relawan yang sigap melakukan penanganan awal. Ia menyebut, dari total sembilan titik tanggul yang dilaporkan jebol, sebagian besar sudah berhasil ditangani sementara.
“Saya ingin memastikan langsung kondisi di lapangan sekaligus memberi semangat kepada warga. Di Desa Golantepus ini ada sembilan titik tanggul yang jebol, dan alhamdulillah tujuh titik sudah tertangani secara darurat,” ujar Sam’ani.
Menurutnya, Desa Golantepus memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap banjir karena berada di antara empat aliran sungai, yakni Sungai Dawe, Sungai Piji, Sungai Mrisen, dan Sungai Paceho. Saat hujan lebat, tekanan air ke tanggul meningkat drastis.
“Wilayah ini memang rawan karena dikepung beberapa sungai. Maka saya minta BPBD, Dinsos, dan OPD terkait tetap siaga penuh. Jangan sampai ada laporan yang terlambat, keselamatan masyarakat adalah yang utama,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Golantepus Nuur Taufik menjelaskan bahwa seluruh titik tanggul yang jebol saat ini masih bersifat penanganan sementara dan belum permanen.
“Kurang lebih ada sembilan titik yang jebol. Semua sudah kita tangani dengan tanggul darurat. Untuk pembangunan permanen, kami menunggu kondisi cuaca lebih kondusif,” katanya.
Ia menambahkan, penanganan darurat tersebut mendapat pendampingan langsung dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) serta dukungan dari berbagai pihak.
