DPC Kudus Peringati Harlah ke-28 PKB dengn Aksi Sosial dan Teguhkan Kolaborasi dengan NU

Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Kudus memanfaatkan peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-28 sebagai momentum untuk menegaskan kembali komitmen partai dalam mengabdi kepada masyarakat melalui kerja nyata dan mempererat hubungan dengan Nahdlatul Ulama (NU). (Foto: Zonanews.Id)

KUDUS, ZONANEWS.ID – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Kudus memanfaatkan peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-28 sebagai momentum untuk menegaskan kembali komitmen partai dalam mengabdi kepada masyarakat melalui kerja nyata dan mempererat hubungan dengan Nahdlatul Ulama (NU).

Komitmen tersebut disampaikan dalam sarasehan politik dan tasyakuran yang berlangsung di Sekretariat DPC PKB Kudus, Minggu malam, 19 Juli 2026.

Bacaan Lainnya

Peringatan yang mengusung tema “Arah Baru Amanat Ekonomi Konstitusi” ini dilaksanakan serentak oleh seluruh DPC PKB di Indonesia.

Acara di Kudus dihadiri Wakil Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Jawa Tengah yang juga Bupati Kudus Sam’ani Intakoris, Ketua DPC PKB Kudus Ida Nursaadah, Ketua Dewan Syura KH Jazuli Basyir, jajaran Dewan Mustasyar, anggota Fraksi PKB DPRD Kudus, kader partai, badan otonom, serta pengurus NU Kabupaten Kudus.

Ketua DPC PKB Kudus Ida Nursaadah mengatakan, usia ke-28 menjadi titik refleksi perjalanan PKB sekaligus penguatan peran partai sebagai organisasi politik yang lahir dari rahim NU.

Menurutnya, semangat pengabdian kepada umat harus diwujudkan melalui langkah-langkah yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Ia menyebutkan, rangkaian Harlah tahun ini tidak hanya diisi dengan sarasehan politik, tetapi juga berbagai kegiatan sosial seperti donor darah, layanan kesehatan gratis, santunan bagi anak-anak yatim di Panti Darul Khadhonah, hingga penyaluran bantuan operasional kepada PCNU Kabupaten Kudus dan badan-badan otonom NU.

“PKB ingin menunjukkan bahwa politik bukan sekadar berbicara soal kekuasaan, tetapi bagaimana kehadiran partai dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat melalui aksi-aksi nyata,” ujar Ida.

Bantuan operasional tersebut disalurkan kepada PCNU Kabupaten Kudus, Muslimat NU, Fatayat NU, Gerakan Pemuda Ansor, Banser, IPNU, dan IPPNU sebagai bentuk dukungan terhadap berbagai kegiatan keagamaan, pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat.

Menurut Ida, hubungan PKB dan NU merupakan ikatan historis yang harus terus dipelihara. Sinergi kedua lembaga diharapkan semakin memperkuat pelayanan kepada masyarakat sekaligus menjaga nilai-nilai kebangsaan dan keislaman yang moderat.