Ia juga menegaskan, tema Harlah tahun ini menjadi pengingat bahwa pembangunan ekonomi harus berlandaskan amanat Undang-Undang Dasar 1945 dengan menempatkan kesejahteraan rakyat sebagai tujuan utama.
Karena itu, PKB akan terus memperjuangkan kebijakan yang berpihak kepada petani, nelayan, pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), santri, serta kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian negara.
Sementara itu, Wakil Ketua DPW PKB Jawa Tengah Sam’ani Intakoris menyampaikan apresiasi atas perjalanan PKB yang telah memasuki usia ke-28 tahun.
Ia berharap partai tersebut terus berkembang menjadi kekuatan politik yang mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan nasional maupun daerah.
Menurut Sam’ani, tema “Arah Baru Amanat Ekonomi Konstitusi” menjadi pengingat bahwa pembangunan tidak cukup hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi harus mampu menghadirkan pemerataan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
“Keberhasilan pembangunan harus diukur dari sejauh mana manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Karena itu seluruh kebijakan perlu tetap berpijak pada amanat konstitusi,” katanya.
Sam’ani juga mengapresiasi hubungan yang selama ini terjalin antara Pemerintah Kabupaten Kudus dengan PKB dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan seluruh kekuatan politik menjadi modal penting untuk menjaga stabilitas sekaligus mempercepat pembangunan.
Ia berharap PKB terus menghadirkan kader-kader yang berintegritas, memperkuat pendidikan politik yang sehat, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengawal kebijakan yang berpihak kepada rakyat.
Menutup sambutannya, Sam’ani mengajak seluruh kader menjadikan Harlah ke-28 sebagai momentum untuk meningkatkan pengabdian kepada masyarakat dan bersama-sama mewujudkan Kabupaten Kudus yang semakin maju, sejahtera, harmonis, dan bertakwa.***
