KUDUS, ZONANEWS.ID – Sebanyak 290 peserta murid dan 62 peserta guru dari jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Kudus resmi dilepas untuk mengikuti program pertukaran lokal tahun ajaran 2026/2027.
Pelepasan secara seremonial digelar di halaman SMP 2 Jati, Kabupaten Kudus pada Senin pagi, 20 Juli 2026 dan dipimpin langsung oleh Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris.
Seluruh peserta guru kompak mengenakan rompi cokelat bertuliskan jargon “SIGAP” atau Sinergitas Guru Antar Sekolah untuk Pembelajaran. Sedangkan peserta murid mengusung semangat “Berteman, Belajar, Berpengalaman”.
Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris menyampaikan bahwa program pertukaran guru dan pelajar lokal ini merupakan terobosan baru dalam rangka bertukar pengalaman belajar di lingkungan sekolah, terutama sekolah yang favorit dan yang biasa.
“Kita akan membuat sebuah progres indikator terkait sekolah yang favorit dan yang biasa. Ini gap-nya biar tidak terlalu jauh, kita lakukan beberapa evaluasi dan program, agar jarak ini tidak terlalu jauh,” ujar Sam’ani.
Pada kali ini, program pertukaran guru dan pelajar akan berlangsung selama dua minggu, lebih lama dibanding pelaksanaan sebelumnya yang hanya berlangsung satu minggu. Hal ini diputuskan setelah adanya evaluasi bersama wali murid.
“Kemarin satu minggu dari bapak ibu guru, wali murid, dan murid sendiri minta kalau bisa lebih dari satu minggu, mintanya satu bulan tapi kita coba dua minggu,” tambahnya.
