KUDUS, ZONANEWS.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus terus memperkuat sistem penanggulangan bencana dengan mengedepankan upaya mitigasi dan pemulihan, tidak hanya saat terjadi kondisi tanggap darurat.
Langkah tersebut diwujudkan melalui penguatan Trauma Center Penanganan Bencana (TCPB) Kabupaten Kudus yang menjadi wadah kolaborasi lintas sektor dalam penanganan bencana.
TCPB yang dibentuk pada tahun 2023, ditingkatkan kapasitas pelayanan dengan penetapan Bupati Kudus Sam’ani Intakoris pada bulan Juli 2026 dengan menambah anggota dari unsur lainnya.
Anggota TCPB dihimpun dari berbagai unsur, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), rumah sakit, organisasi profesi, organisasi relawan, perguruan tinggi, hingga lembaga sosial.
Seluruh elemen tersebut berkolaborasi untuk mendukung penanganan dampak bencana sejak tahap prabencana, tanggap darurat, hingga pascabencana.
Sekretaris BPBD Kabupaten Kudus yang juga ditetapkan sebagai Sekretaris TCB Kudus, Syarif Hidayah, mengatakan keberadaan TCPB memiliki peran strategis dalam mengintegrasikan berbagai pihak agar penanganan bencana berjalan lebih efektif dan terkoordinasi.
“TCPB menjadi wadah koordinasi lintas sektor untuk penanganan bencana dari tahap prabencana hingga pascabencana,” kata Syarif, Rabu, 5 Agustus 2026.
Menurutnya, pada tahap prabencana, TCPB akan memperbanyak kegiatan mitigasi di wilayah yang memiliki potensi banjir, longsor, maupun bencana lainnya.
