KUDUS, ZONANEWS.ID – Pemanfaatan media sosial sebagai sarana edukasi dan promosi potensi daerah menjadi perhatian komunitas Kampung Budaya Piji Wetan (KBPW) di Kabupaten Kudus.
Melalui kegiatan Tapangeli Jamiyah Content Creator, komunitas tersebut mengajak generasi muda untuk lebih produktif dalam menciptakan konten digital yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung di Panggung Ngepringan, Desa Lau, Kecamatan Dawe, Kudus, Sabtu, 7 November 2026, itu diikuti sejumlah konten kreator, warga, serta pegiat dunia kreatif digital.
Pertemuan tersebut menjadi ruang berbagi pengalaman sekaligus belajar mengembangkan kreativitas dalam memanfaatkan berbagai platform media sosial.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai karakteristik masing-masing platform digital, termasuk teknik penyampaian pesan, pembentukan identitas akun, hingga penggunaan hook atau kalimat pembuka yang mampu menarik perhatian penonton.
Koordinator KBPW, Mochammad Zaini atau yang dikenal dengan nama Jessy Segitiga, menjelaskan bahwa Jam’iyah Content Creator merupakan inisiatif komunitas melalui gerakan Sedekah Daya.
Program tersebut menjadi wadah bagi masyarakat, khususnya anak muda, untuk menyumbangkan kemampuan dan kreativitas sesuai bidang yang dikuasai.
Menurut Jessy, seorang kreator seharusnya tidak hanya mengejar jumlah penonton maupun popularitas di media sosial. Konten yang dihasilkan juga perlu memiliki nilai positif, terutama dalam menyebarluaskan pengetahuan dan memperkenalkan kekayaan lokal.
“Jangan hanya mengejar viralitas, tetapi bagaimana konten yang kita buat bisa memberikan manfaat dan mengenalkan potensi lokal kepada masyarakat luas,” ungkapnya.
