KUDUS, ZONANEWS.ID – Kabupaten Kudus semakin memperkuat potensinya sebagai destinasi sport tourism melalui penyelenggaraan turnamen bulutangkis internasional MilkLife Superliga Junior 2026.
Kehadiran ratusan atlet dari berbagai negara tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga membuka peluang pergerakan ekonomi dan pariwisata bagi masyarakat setempat.
Turnamen yang digelar Bakti Olahraga Djarum Foundation berkolaborasi dengan PBSI dan MilkLife tersebut berlangsung di GOR Djarum, Jati, Kudus, pada 2-8 November 2026.
Sebanyak 707 pebulutangkis muda dari delapan negara, yakni Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, China, China Taipei, Polandia, dan Amerika Serikat, ambil bagian dalam kompetisi yang memperebutkan total hadiah lebih dari Rp1,4 miliar.
Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menyambut positif penyelenggaraan turnamen tersebut. Menurutnya, kehadiran peserta dari berbagai negara menjadi kesempatan bagi Kudus untuk memperkenalkan daerah sekaligus membangun citra sebagai salah satu tujuan wisata olahraga di Indonesia.
“Dengan adanya sport tourism ini, tentu bisa menjadi magnet olahraga sekaligus memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat,” ujar Bupati Sam’ani usai menghadiri penyerahan penghargaan bagi para juara MilkLife Superliga Junior 2026, Minggu, 8 November 2026.
Dari sisi pariwisata, Pemkab Kudus berharap kehadiran kontingen mancanegara dapat memberikan efek berganda terhadap sektor usaha lokal.
Mulai dari hotel, homestay, kuliner, transportasi hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berpeluang merasakan manfaat dari meningkatnya kunjungan selama turnamen berlangsung.
