Sesuai Target, IBS RSUD Kudus Siap Difungsikan untuk Masyarakat

Gedung IBS milik RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus telah selesai dibangun. (ISTIMEWA)

“Kemudian di lantai dua terdapat enam kamar operasi beserta perlengkapannya yang bisa berfungsi. Termasuk ruang persiapan, ruang pemulihan, ruang jaga dokter, ruang jaga perawat dan ruang untuk meletakan alat-alat operasinya, semua lengkap dan berfungsi,” paparnya.

Sementara, untuk di lantai tiga gedung IBS saat ini masih berupa omah-omahan atau kerangka luar saja. Rencananya, di lantai tersebut akan digunakan sebagai ruang ICU.

“Di lantai tiga itu baru kerangka luar untuk ruang ICU. Rencananya akan dikerjakan pada tahun anggaran 2023 nanti,” sebutnya.

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut, pihaknya menyebut bahwa rencana angaran untuk melanjutkan pembangunan IBS di RSUD dr. Loekmono Hadi telah disiapkan. Mustiko mengatakan, pihaknya telah menganggarkan senilai Rp 22 miliar untuk melanjutkan pembangunan IBS pada tahun 2023 mendatang.

“Kami sudah anggarkan nanti menggunakan dana cukai di tahun 2023 untuk melanjutkan pembangunan IBS,” ucapnya.

Rencananya pada tahun 2023 nanti, pembangunan gedung IBS akan dilanjutkan dengan menambahkan dua kamar operasi di lantai satu dan ruang ICU di lantai tiga beserta kelengkapannya.

“Kami akan mulai seawal mungkin untuk proyek pembangunan ini. Target paling lambat itu pembangunan fisik bisa mulai pada bulan Juli nanti,” tandasnya.