Jelang Potensi Kemarau Panjang, BPBD Kudus Siapkan 26 Tandon dan Dua Mobil Tangki Air

Dropping air bersih di Desa Glagahwaru, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus. (Foto: Istimewa)

KUDUS, ZONANEWS.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus menyiapkan sejumlah sarana untuk mengantisipasi potensi kekeringan dan dampak fenomena El Nino pada 2026.

Kesiapan tersebut dilakukan guna mendukung pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat apabila musim kemarau berlangsung lebih panjang dan curah hujan berada di bawah kondisi normal.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Kudus, Eko Hari Djatmiko, mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan serta mulai melakukan langkah antisipasi sejak dini.

Bacaan Lainnya

Dalam persiapan tersebut, BPBD Kudus menyiapkan dua unit mobil tangki dan 26 tandon air bergerak berkapasitas sekitar 2.500 hingga 5.200 liter per unit.

Sarana tersebut akan mendukung distribusi air bersih apabila masyarakat di wilayah tertentu mulai mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air.

“Potensi kekeringan perlu diantisipasi sejak dini. Kami mengajak masyarakat untuk menghemat penggunaan air, menjaga sumber mata air, serta segera melaporkan kepada pemerintah desa atau BPBD apabila mulai mengalami kesulitan air bersih,” ujarnya, Rabu, 21 Oktober 2026.

Selain menyiapkan sarana distribusi, BPBD Kudus mendorong pemantauan kondisi sumber air dan wilayah yang berpotensi terdampak kekeringan.

Kecamatan Undaan dan Kaliwungu menjadi wilayah yang perlu mendapat perhatian dalam pemantauan ketersediaan air bersih.