PATI, ZONANEWS.ID – Sebanyak 12 keluarga di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, kini dapat menikmati tempat tinggal yang lebih layak setelah rumah mereka selesai direnovasi dan dibangun ulang melalui program Rumah Sederhana Layak Huni (RSLH). Program yang dijalankan PT Djarum tersebut mengalokasikan bantuan dengan total nilai Rp 840 juta.
Serah terima hasil renovasi rumah dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Pati, Rabu, 21 Oktober 2026. Kegiatan ini dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, General Manager Community Development PT Djarum, Achmad Budiharto, serta perwakilan instansi pemerintah, kecamatan, dan desa penerima manfaat.
Bantuan tersebut diberikan kepada tujuh keluarga di Desa Purwosari, Kecamatan Tlogowungu, dan lima keluarga di Desa Cengkalsewu, Kecamatan Sukolilo. Setiap rumah memperoleh dukungan renovasi atau pembangunan ulang dengan nilai sekitar Rp 70 juta.
Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat berpenghasilan rendah mendapatkan hunian yang lebih aman dan sehat, sekaligus mendukung peningkatan kualitas hidup keluarga penerima manfaat.
Salah satu penerima bantuan, Syaiful Anam, warga Desa Cengkalsewu, mengaku lega setelah rumah yang ditempatinya bersama istri dan seorang anak kini mengalami perubahan besar.
Sebelum memperoleh bantuan, keluarga Anam harus bertahan di rumah berdinding anyaman bambu, berlantai tanah, dan beratap yang tidak mampu menahan air hujan dengan baik. Kondisi tersebut membuat aktivitas keluarga kurang nyaman, terutama saat cuaca panas maupun hujan.
Ia menuturkan, kondisi rumah sebelumnya juga memengaruhi kenyamanan anaknya saat beristirahat pada siang hari. Selain terasa gerah, rumah tersebut terkadang menjadi tempat masuknya ular dari bagian belakang.
“Alhamdulillah saya sangat bersyukur. Ketika pertama kali mendapat kabar rumah kami mau direnovasi, saya sudah sangat senang. Sampai akhirnya selesai, pastinya makin senang. Sebelum ini kondisi rumahnya kalau hujan ya bocor. Tembok rumah saya itu masih dari gedek (anyaman bambu) lantainya masih tanah. Kalau lagi panas ya sumuk (gerah), kalau hujan itu bocor. kadang-kadang ada ular masuk lewat belakang,” ungkapnya.
Setelah renovasi selesai, kondisi rumahnya berubah. Lantai kini telah berkeramik, dinding menggunakan batu bata, dan bagian atap sudah diperbaiki sehingga lebih nyaman untuk dihuni.
“Dulu anak saya kalau siang jarang tidur karena panas. Tapi sekarang lantainya sudah keramik, dindingnya sudah bataan, atapnya sudah bagus. Sekarang sudah nyaman, anak bisa tidur tenang, lebih enak, lebih layaklah untuk keluarga. Sudah permanen. Terima kasih PT Djarum, Semoga program ini terus berjalan sehingga semakin banyak keluarga yang membutuhkan bisa merasakan manfaatnya,” tutur Anam.
Anam pun berharap program serupa terus dilaksanakan agar lebih banyak masyarakat yang tinggal di rumah kurang layak dapat menerima bantuan.
