Pilu Korban Banjir Jetiskapuan Kudus: Krisis Pangan, Usaha Lumpuh, Bantuan Tak Kunjung Datang

Kondisi banjir di Desa Jetiskapuan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. (Foto: Siti Islamiyah/Zonanews.id)

Ia menyebut hal tersebut dilakukan agar persediaan makanan yang ada bisa bertahan lebih lama. Padahal, sebelum banjir, ia menggantungkan penghasilan dari berjualan lentog di kawasan Kongsi Desa Loram Wetan, Kecamatan Jati.

‎“Sehari kadang cuma makan sekali. Usaha juga tidak bisa jalan karena banjir,” keluhnya.

‎Meski aliran listrik masih aman, kondisi sanitasi di beberapa rumah warga mulai terganggu. Kusrini menyebut kamar mandi di rumahnya masih bisa digunakan, namun di sejumlah rumah tetangga air sudah menggenang.

Bacaan Lainnya

‎“Harapan kami ya pemerintah lebih perhatian. Karena banjir ini bukan sekali dua kali, tapi sudah sering sekali,” ujarnya.

‎Sementara itu, Anggota DPR RI, Andhika Satya Pangarso, turun langsung ke wilayah terdampak untuk menyalurkan bantuan sembako. Ia menyerahkan sebanyak 300 paket sembako kepada warga Desa Jetis Kapuan.

‎“Hari ini saya berada di Desa Jetis Kapuan untuk memberikan bantuan sembako. Kami melihat langsung kondisi masyarakat yang terdampak dan membutuhkan sentuhan bantuan,” kata Andhika. ***