“Kalau koleksi sudah cukup banyak, tapi tidak semua kita display. Data terakhir ada 11.684 koleksi yang ada di Museum Purbakala Patiayam, tapi hanya puluhan saja yang didisplay,” tambahnya.
Lebih lanjut, Arif mengatakan, untuk meningkatkan kunjungan, pihaknya akan bekerjasama dengan Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) untuk bagaimana permuseuman bisa menjadi salah satu kurikulum atau muatan lokal di sekolah.
“Saat ini memang belum maksimal, tapi nanti ke depan kita akan berkolaborasi dengan Disdikpora agar ada semacam muatan lokal terkait pembelajaran museum,” tandasnya.
Dengan begitu, siswa akan fokus tentang pembelajaran museum di Kabupaten Kudus, tidak hanya Museum Situs Purbakala Patiayam tetapi juga Museum Kretek. Untuk selanjutkan ada kegiatan kunjungan siswa atau outing class dengan belajar langsung di museum. ***
