KUDUS, ZONANEWS.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus menghadirkan mantan narapidana terorisme (napiter), Ustaz Imam Baihaqi atau yang dikenal dengan Abu Tholut, sebagai narasumber dalam kegiatan optimalisasi peran masyarakat untuk deteksi dini dan antisipasi gangguan keamanan terhadap kelompok radikal.
Kegiatan tersebut digelar di Pendapa Kabupaten Kudus, Rabu, 16 September 2026. Diikuti sekitar 80 peserta dari kalangan pelajar dan mahasiswa dengan mengusung tema “Pelajar Sebagai Garda Terdepan Ideologi, Mengoptimalkan Deteksi Dini dan Antisipasi Gangguan Radikalisme untuk Menjaga Keutuhan NKRI.”
Kehadiran Abu Tholut dimaksudkan untuk memberikan gambaran berdasarkan pengalaman langsung mengenai proses masuknya paham radikal dan pola perekrutan yang pernah dialaminya.
Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris mengatakan, kegiatan tersebut menjadi wujud komitmen pemerintah daerah bersama berbagai elemen masyarakat dalam memberikan edukasi dan pemahaman mengenai pencegahan radikalisme.
Dia juga mengingatkan generasi muda agar bijak menggunakan media sosial karena perkembangan teknologi digital membuat penyebaran informasi berlangsung semakin cepat.
“Di era digital ini perkembangannya sangat masif. Saya pesan agar bijak menggunakan media sosial, jangan saling adu argumen dan fitnah,” katanya.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kudus, Andrias Adi Wahyu Setiawan, mengatakan pengalaman Abu Tholut diharapkan dapat menjadi pembelajaran bagi para peserta.
Menurut dia, narasumber tersebut dapat menjelaskan secara langsung bagaimana proses perekrutan dilakukan dan jalur yang digunakan untuk menyebarkan paham radikal.
