Pemenang Sayembara Desain Batik ASN Kudus Sudah Dikantongi, Akan Diumumkan 19 September

Sayembara desain batik untuk seragam Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diselenggarakan oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Kudus telah memasuki tahap akhir. (Foto: Istimewa)

KUDUS, ZONANEWS.ID – Sayembara desain batik untuk seragam Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diselenggarakan oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Kudus telah memasuki tahap akhir.

Ketua Dekranasda Kabupaten Kudus, Endhah Endhayani, mengatakan keputusan mengenai desain pemenang telah ditetapkan. Pihaknya telah mengantongi satu desain terbaik dari lima finalis yang sebelumnya lolos dalam proses penjurian.

Namun, masyarakat masih harus menunggu pengumuman resmi yang akan dilakukan dalam agenda Fashion on the Street dalam rangka Hari Jadi Kota Kudus ke-477 pada 19 September 2026 mendatang.

Bacaan Lainnya

“Kami sudah ada pemenangnya. Nanti diumumkan di acara tanggal 19 Fashion on the Street, nanti Pak Bupati sendiri yang akan menyampaikan,” kata Endhah, Senin, 14 September 2026.

Sayembara tersebut sebelumnya dibuka secara nasional dan berhasil menarik sekitar 103 peserta. Peserta tidak hanya berasal dari Kudus, tetapi juga datang dari sejumlah daerah lain di Indonesia, termasuk Kalimantan dan Sulawesi.

“Pesertanya sekitar 103-an, itu di seluruh Indonesia, karena kami bersifat nasional,” ujarnya.

Banyaknya peserta membuat proses seleksi harus dilakukan secara bertahap agar dapat menemukan desain yang paling sesuai dengan karakter Kabupaten Kudus.

Dekranasda melibatkan lima orang juri dalam proses penilaian. Komposisi dewan juri juga tidak hanya berasal dari unsur lokal, tetapi melibatkan pihak dari tingkat nasional. Penilaian dilakukan secara daring melalui Zoom untuk menyeleksi desain-desain yang masuk.

Dari sekitar 103 karya yang dikirimkan peserta, penjurian kemudian menghasilkan 10 besar. Seleksi kembali dilakukan hingga tersisa lima desain yang dinilai paling memenuhi kriteria.

Kelima finalis tersebut kemudian diajukan kepada Bupati Kudus sebelum akhirnya ditetapkan satu desain yang akan digunakan.