Debut Porprov Jateng 2026, Galih Prasetyo Jadi Wakil Tunggal Putra Tenis Lapangan Kudus

Atlet Tenis Lapangan Kudus, Moh Galih Prasetyo tengah menjalani latihan intensif menjelang Porprov Jateng 2026. (Foto: Ayu Devi/Zonanews.Id)

KUDUS, ZONANEWS.ID – Atlet tenis lapangan Kabupaten Kudus, Moh Galih Prasetyo, akan menjalani debut pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah (Jateng) 2026.

Petenis berusia 18 tahun itu menjadi satu-satunya wakil Kudus yang turun di nomor tunggal putra cabang olahraga tenis lapangan.

Meski baru pertama kali tampil di Porprov, Galih telah memiliki pengalaman mengikuti berbagai kejuaraan. Ia pernah tampil dalam kompetisi tingkat nasional hingga internasional dan mengoleksi medali emas, perak, serta perunggu.

Bacaan Lainnya

Pengurus Persatuan Lawn Tenis Indonesia (PELTI) Kabupaten Kudus, Bambang Suroto, mengatakan persiapan Galih telah dilakukan sejak Januari 2026. Latihan pada awalnya digelar sekitar tiga kali dalam sepekan.

Memasuki Mei 2026, latihan ditingkatkan melalui training center (TC). Intensitas latihan kemudian terus dijaga untuk mematangkan kemampuan atlet sebelum menghadapi pertandingan.

“Persiapan kita sudah mulai dari Januari. Latihan rutin, satu minggu mungkin tiga kali. Kemudian memasuki bulan Mei kita sudah melaksanakan TC,” ujar Bambang, Rabu, 16 September 2026.

Saat ini Galih menjalani latihan enam kali dalam sepekan. Latihan dilakukan pada pagi dan sore dengan tetap menyesuaikan jadwal sekolah.

Galih masih duduk di kelas XII SMA Negeri 2 Bae Kudus. Pada Senin dan Kamis, ia mengikuti kegiatan sekolah dan langsung berlatih setelah pulang.

“Saya kalau sekolah hari Senin sama Kamis. Habis pulang sekolah, langsung latihan,” kata Galih.

Selain latihan bersama, Galih juga menambah latihan fisik secara mandiri di rumah. Salah satu fokusnya adalah meningkatkan power agar mampu bersaing dengan lawan yang memiliki usia dan pengalaman lebih tinggi.

“Yang perlu saya tingkatkan mungkin di fisik saya lagi. Soalnya saya harus kerja keras buat ngejar Porprov,” ujarnya.

Menurut Bambang, persiapan tidak hanya diarahkan pada kemampuan teknik. Mental bertanding juga menjadi perhatian karena Galih akan menghadapi atlet dengan pengalaman yang beragam.

Untuk meningkatkan mental dan jam terbang, Galih rutin diikutkan dalam berbagai pertandingan di luar daerah.