Mencicipi Opor Ayam Panggang Sunggingan, Menu Favorit Sunan Kudus Ketika Ada Hajatan

Opor Ayam Panggang khas Sunggingan Kudus yang siap dihidangkan. (zonanews.id/hasyim)

KUDUS, ZONANEWS.ID – Bagi warga Kudus, tentu sudah tak asing lagi mendengar makanan opor ayam khas Desa Sunggingan, Kecamatan Kota, Kudus.

Konon, makanan ini merupakan menu wajib yang selalu ada ketika Sunan Kudus atau Syech Ja’far Shadiq sedang mengadakan selametan alias hajatan.

Di warung Siti Sundari, salah seorang pemilik warung Opor Ayam Panggang khas Sunggingan, beberapa pelanggan tampak menikmati santapan opor ayam. Warung sederhana ini sudah ada sejak tahun 1966 dan masih eksis sampai sekarang.

Bacaan Lainnya

Mencicipi kelezatan kuliner Opor Ayam Panggang Sunggingan ini sangat pas ketika sarapan pagi atau makan siang. Kuahnya yang tidak dicampur klepon dan resapan kaldu ayam memanjakan lidah para pelanggan yang berdatangan.

Sundari menceritakan, menu opor ayam panggang ini sudah ada sejak zaman Sunan Kudus, salah satu walisongo yang menyebarkan agama Islam di Kabupaten Kudus.

Ketika ada acara atau hajat, menu ini selalu ada. Ayam yang masih utuh diikat dengan tali, dimasak dan dipanggang menggunakan arang.

“Dibuat ingkung begitu, jadi ayam utuh kepala hingga kaki diikat pakai tali dan dimasak,” kata Sundari di warungnya, Jumat 27 Oktober 2023.

Cara pemasakan seperti itu, yang membuat opor ayam khas Sunggingan berbeda dengan opor ayam biasanya.

“Kalau opor ayam biasa, setelah direbus langsung disajikan. Kalau sini (opor ayam panggang, red) dibakae dulu,” ujarnya.

Sundari sendiri merupakan generasi kedua dari pendiri warung yang sudah bertahan 57 tahun itu. Meskipun warungnya tampak sederhana, namun masakan opor ayam panggang Sundari itu masih banyak pelanggan setia.