MilkLife Superliga Junior 2026: PB Djarum Tantang Wakil Malaysia di Final U-15 Putri

PB Djarum memastikan diri melaju ke partai final MilkLife Superliga Junior 2026 berkat aksi gemilang Mikha Ribka Kasalang yang mengalahkan Rahardjo Nalini Sugiati 15-10,15-8 di pertandingan melawan Exist Badminton Club. (Foto: Istimewa)

KUDUS, ZONANEWS.ID – Klub asal Kudus, Jawa Tengah, PB Djarum melaju ke partai final U-15 Putri turnamen beregu MilkLife Superliga Junior 2026 usai menumbangkan juara bertahan Exist Badminton Club dengan skor 3-0.

Di palagan terakhir, mereka akan menjamu skuad Bukit Jalil Sports School Malaysia guna memperebutkan Piala Maria Kristin Yulianti dalam turnamen yang diinisiasi oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama MilkLife dan PBSI ini.

Mencuplik laga semifinal U-15 Putri pada Sabtu, 7 November 2026, antara PB Djarum melawan Exist Badminton Academy, kedua tim menurunkan skuad terbaik guna memperoleh poin sejak game perdana.

Bacaan Lainnya

Kemenangan pertama diperoleh PB Djarum melalui nomor tunggal Nafla Berly Syakira Al Habsy usai meladeni perlawanan Rimarcdi Xaviera Rafa 15-10,15-6.

Selanjutnya, PB Djarum menggandakan keunggulan melalui Zahra Hafizah Hasanah usai meredam perlawanan Wijayandi Magdalena dua gim langsung 15-13,15-5.

PB Djarum memastikan diri melaju ke partai final berkat aksi gemilang Mikha Ribka Kasalang yang mengalahkan Rahardjo Nalini Sugiati 15-10,15-8.

Di lapangan yang berbeda, Bukit Jalil Sports School (Malaysia) memastikan berlaga di partai final usai meladeni PB Champion Klaten selama 101 menit berkat kemenangan tiga tunggal putri mereka yang mengunci papan skor menjadi 3-0.

Menghadapi partai final, punggawa PB Djarum, Mikha Ribka Kasalang, optimistis timnya bisa memboyong Piala Maria Kristin Yulianti untuk kali pertama. Namun, ia juga mewaspadai perlawanan dari Bukit Jalil Sports School Malaysia yang diprediksi memberikan kejutan di babak pamungkas ini.

“Saya bangga bisa menjadi pemain yang memastikan tim kembali melangkah ke final MilkLife Superliga Junior 2026. Semoga kami bisa tampil maksimal dan memenangi Piala Maria Kristin untuk pertama kalinya setelah pada percobaan pertama tahun lalu masih belum berhasil. Namun, kami akan berhadapan dengan Malaysia dan tidak boleh dianggap remeh karena saya sudah pernah bertanding melawan mereka. Bukit Jalil Sports School memiliki banyak pemain bagus dan tidak mudah dikalahkan, jadi kami harus siap mengerahkan kemampuan terbaik di final besok,” kata Mikha.

Beralih ke sektor U-15 Putra, PB Mutiara Cardinal membuat kejutan dengan melaju ke babak final usai mengalahkan PB Djarum. Klub asal Bandung tersebut, berjibaku dengan memainkan partai keempat demi mengunci skor 3-1.

Ganda putra Valdis Adina Wiska Putra/Zabdan Fadhil Airka menjadi penentu kemenangan setelah menumbangkan perlawanan tangguh pasangan Brian Agila Daniswara/Raysel Emerald Gracylon lewat pertarungan tiga gim dengan skor 14-16, 15-13, 15-10.

“Pertandingan tadi sangat menegangkan karena PB Djarum lebih diunggulkan, tapi setelah unggul 2-0, tim kami semakin percaya diri meskipun mengalami kekalahan di partai ketiga sehingga skor menjadi 2-1. Tampil sebagai ganda kedua, kami sempat merasa banyak terbebani karena di partai pertama kami mengalami kekalahan 8-15, 8-15. Namun, di gim kedua dan ketiga kami akhirnya bisa bermain lebih tenang dan mengurangi kesalahan sendiri sehingga mampu membalikkan keadaan. Kami tidak menyangka bisa mengalahkan juara bertahan dan akan bermain di partai final di MilkLife Superliga Junior 2026,” ujar Valdis setelah laga semifinal.

Di final U-15 putra MilkLife Superliga Junior 2026, PB Mutiara Cardinal sudah ditunggu tim kuat Tanah Air lainnya, PB Jaya Raya Jakarta yang akan memperebutkan Piala Sigit Budiarto. PB Jaya Raya Jakarta berhasil melewati rintangan di semifinal lewat pertarungan tiga partai melawan PB Champion Klaten.

Final U-13 Putri Pertemukan PB Jaya Raya Satria vs PB Taqi Arena