Kejar Target Zero TBC 2030, DKK Kudus Gandeng Polisi Lacak Pasien yang Menolak Berobat

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus, dr. Abdul Hakam. (Foto: Siti Islamiyah/Zonanews.id)

KUDUS, ZONANEWS.ID – Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus bersama Puskesmas Jekulo memperkuat upaya percepatan penanggulangan Tuberkulosis (TBC) dengan melibatkan Polres Kudus.

Kolaborasi lintas sektor ini dilakukan untuk mengejar target nasional Zero TBC pada 2030, terutama dengan menelusuri pasien yang menolak menjalani pengobatan serta memperluas layanan kesehatan di lingkungan pondok pesantren.

Kepala DKK Kudus, dr. Abdul Hakam, mengatakan puskesmas memiliki peran penting dalam memastikan keberlanjutan pengobatan pasien TBC setelah menjalani perawatan di rumah sakit.

Bacaan Lainnya

Pasien yang masih membutuhkan kontrol maupun pemulihan akan diarahkan melanjutkan pengobatan di fasilitas kesehatan tingkat pertama, termasuk Puskesmas Jekulo.

“Puskesmas Jekulo memiliki fasilitas rawat inap yang memadai serta didukung oleh jaringan yang kuat, yaitu 47 Posyandu aktif. Ini cakupan yang sangat luar biasa untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan masyarakat,” ujar dr. Abdul Hakam saat meninjau Puskesmas Jekulo, Senin, 13 Juli 2026.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Jekulo, drg. Sita Ardhianti, mengungkapkan bahwa tantangan terbesar dalam penanganan TBC bukan hanya menemukan kasus baru, tetapi juga membujuk pasien yang telah dinyatakan positif agar bersedia menjalani pengobatan hingga tuntas.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Puskesmas Jekulo bekerja sama dengan Bhabinkamtibmas dalam melakukan pelacakan langsung ke rumah-rumah warga.

Pendekatan ini dinilai efektif untuk meningkatkan kepatuhan pasien sekaligus mempercepat penemuan kasus baru di masyarakat.