Sandung melanjutkan, Proses pembangunan Eks Stasiun Kudus ini ditargetkan rampung pada awal tahun 2027 mendatang.
Eks Stasiun Kereta Api peninggalan zaman Kolonial Belanda ini akan disulap menjadi pusat kegiatan masyarakat, meliputi lapangan padel, tempat billyard, pusat kebugaran atau gym, plaza atau mini market, hingga sentra UMKM dan souvenir.
Pembukaan tempat akan dilakukan secara bertahap, dimulai dengan tempat billyard yang ditargetkan rampung terlebih dahulu dan dibuka pada Juni 2026. Sementara untuk keseluruhan pembangunan akan ditargetkan rampung pada awal tahun 2027.
“Billyard akhir Juni (2026) kita lounching, kalau semua ya di awal 2027. Karena bagaimana pun kita ngundang rekanan tiga, masing-masing sudah ada tugas pokok, kami gas karena bagaimana pun kita sewa, (selesai) lebih cepat lebih baik,” ujarnya.
Meskipun dilakukan perombakan di beberapa titik, Sandung menegaskan bahwa tidak ada unsur tata bangunan maupun warna yang diubah. Ini mengingat bahwa Eks Stasiun Wergu merupakan peninggalan bersejarah dan harus dilestarikan. ***
