Lepas Kontingen Porprov Jateng XVII 2026, Bupati Kudus Minta Jaga Sportivitas dan Nama Baik Daerah

Sesi foto bersama Bupati Kudus, Sam'ani Intakoris, Wakil Bupati Kudus, Bellinda Sabrina Putri Birton, jajaran Forkopimda dan para atlet di Pendapa Kabupaten Kudus. (Foto: Ayu Devi/Zonanews.Id)

KUDUS, ZONANEWS.ID – Bupati Kudus Sam’ani Intakoris melepas kontingen Kabupaten Kudus yang akan berlaga dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah (Jateng) XVII Tahun 2026.

Dalam kesempatan tersebut, ia berpesan agar seluruh atlet bertanding dengan maksimal, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjaga nama baik Kabupaten Kudus.

Pelepasan kontingen dilaksanakan pada Minggu, 18 Oktober 2026 di halaman Pendapa Kabupaten Kudus, menjelang pelaksanaan Porprov yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 25 Oktober hingga Sabtu, 31 Oktober 2026.

Bacaan Lainnya

Kontingen Kudus akan mengikuti pertandingan di sejumlah daerah dengan target menembus lima besar klasemen akhir pada laga tersebut.

Bupati Sam’ani menyampaikan apresiasi kepada para atlet, pelatih, ofisial, pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), serta seluruh pihak yang telah mendukung persiapan kontingen.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kudus, kami mengucapkan terima kasih atas semangat dan perjuangan para atlet untuk membawa nama baik Kabupaten Kudus,” ujarnya.

Ia menegaskan, para atlet harus memiliki semangat juang tinggi dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi lawan. Menurutnya, setiap pertandingan merupakan kesempatan untuk membuktikan hasil latihan sekaligus memberikan kebanggaan kepada masyarakat Kudus.

Sam’ani juga mengingatkan pentingnya menjaga perilaku selama mengikuti kompetisi. Para atlet diminta menghormati lawan, mematuhi aturan pertandingan, menjaga kesehatan, serta menunjukkan sikap santun selama berada di daerah penyelenggara.

Kontingen Kudus dijadwalkan bertanding di Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kota Salatiga, Kabupaten Kendal, Kabupaten Demak, serta Surakarta untuk cabang balap sepeda.

Selain menjaga sikap, Sam’ani mengajak anggota kontingen mengenakan batik khas Kudus sebagai identitas daerah. Ia berharap keikutsertaan dalam Porprov turut menjadi sarana memperkenalkan budaya Kudus kepada masyarakat luas.

“Batik sebagai bentuk identitas Kabupaten Kudus, sebagai kota Kretek dan kota santri. Tetap semangat, raih juara, dan jaga nama baik Kabupaten Kudus,” katanya.

Sam’ani menyebut Pemerintah Kabupaten Kudus menargetkan kontingen mampu menembus lima besar pada Porprov tahun ini. Ia mengakui, pemerintah daerah tengah menghadapi efisiensi anggaran, tetapi kondisi tersebut tidak boleh mengurangi semangat para atlet untuk berprestasi.

“Walaupun kondisi efisiensi sangat luar biasa, hal itu tidak boleh mengurangi semangat untuk bertanding dan meraih juara,” ungkapnya.

Terkait penghargaan bagi atlet yang meraih medali, Sam’ani memastikan pemerintah daerah tetap menyiapkan bonus. Namun, besaran bonus akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.