Selain itu, Dana Desa juga diarahkan untuk mendukung pembangunan ketahanan iklim serta upaya desa agar tangguh terhadap bencana.
Selain penanganan kemiskinan dan bencana, Dana Desa 2026 juga diprioritaskan untuk mendukung ketahanan pangan serta penguatan ekonomi masyarakat desa.
“Kalau untuk infrastruktur tidak lagi menjadi prioritas karena untuk saat ini infrastruktur dinilai sudah cukup,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Getaspejaten, Kusnadi mengungkapkan bahwa tahun ini desa setempat hanya mendapatkan alokasi dana desa sekitar Rp 375 juta.
Alokasi dana desa tersebut di antaranya sudah disalurkan untuk program bantuan langsung tunai. Adapun jumlah penerima manfaat bantuan tersebut sebanyak 40 orang, masing-masing mendapatkan Rp 300 ribu.
“Untuk penyaluran sudah kami lakukan, penyalurannya lewat transfer ke rekening masing-masing penerima,” tambahnya.
