KUDUS, ZONANEWS.ID — Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2025, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) secara resmi meluncurkan program Beasiswa Santri dan Pengasuh Pesantren tahun 2026.
Peluncuran dilakukan di tengah acara Jateng Bersholawat yang dipadati ribuan jamaah di Alun-alun Kabupaten Kudus pada Selasa malam, 21 Oktober 2025.
“Malam ini, dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Provinsi Jawa Tengah me-launching program prioritas santri pesantren berikut pengasuhnya akan mendapatkan beasiswa dari provinsi,” kata Gubernur Ahmad Luthfi didampingi Taj Yasin.
Program beasiswa ini merupakan komitmen Pemprov Jateng untuk merealisasikan salah satu program prioritas periode 2025–2030, yakni “Pesantren Obah” (Pesantren Bergerak).
Program ini bertujuan mendukung pesantren yang dinamis, mandiri, dan berdaya saing tinggi, menjadikannya pusat inovasi, ilmu pengetahuan, dan kemandirian ekonomi.
Program Beasiswa Santri dan Pengasuh Pesantren dilaksanakan bekerja sama dengan Lembaga Fasilitasi dan Sinergitas Pesantren (LFSP), yang berperan dalam seleksi dan pendampingan.
Adapun LFSP adalah lembaga yang anggotanya para kiai, pengasuh pesantren, serta intelektual Islam yang memiliki kepedulian terhadap penguatan pendidikan pesantren.
Lembaga ini berperan penting penting dalam memfasilitasi berbagai program Pemprov Jateng yang, berkaitan dengan dunia pesantren, termasuk seleksi dan pendampingan penerima beasiswa.
