Bupati juga mengimbau perangkat RT dan kelurahan untuk mengawal penyaluran bantuan material bangunan.
Selain di Purwosari, Bupati mengungkapkan terdapat beberapa titik terdampak banjir dan longsor di wilayah lain. Berdasarkan asesmen BPBD, terdapat enam titik longsor di daerah Colo, tepatnya di sekitar pintu masuk portal.
“Tadi malam ada beberapa titik di Colo, termasuk dekat pintu masuk portal. Ada juga di Rahtawu, lalu di Kesambi dan Ngembal sempat terjadi penumpukan sampah di jembatan yang menghambat aliran air,” jelas Sam’ani.
Menurutnya, kondisi tersebut cepat tertangani berkat kesigapan aparat dan kolaborasi berbagai pihak.
“Alhamdulillah berkat sigapnya Pak Kapolres beserta jajaran, Dandim, seluruh perangkat daerah, masyarakat, dan relawan, semuanya bergerak bersama memberikan bantuan dan dukungan kepada warga terdampak,” katanya.
Terkait mitigasi bencana, Sam’ani menegaskan bahwa upaya pencegahan terus dilakukan, mulai dari penanaman pohon, edukasi masyarakat, hingga normalisasi sungai.
“Mitigasi terus kita lakukan. Kita tanam pohon, perkuat tebing-tebing yang curam, bersih-bersih sungai, normalisasi, dan edukasi masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan,” tandasnya.***
