“Ini merupakan kabar baik yang menunjukkan bahwa produk mebel Jepara semakin diminati konsumen dalam negeri. Permintaan lokal juga meningkat, terutama dari konsumen yang menginginkan kualitas tinggi,” terangnya.
Haidar memiliki visi yang jelas dalam menjalankan bisnisnya. Ia menyasar segmen pasar dengan minat terhadap kualitas tinggi, tanpa terlalu memperhatikan harga. Strategi ini memberikan kepuasan kepada pelanggan yang mencari produk mebel berkualitas tinggi dan bersedia membayar lebih untuk mendapatkan barang yang sesuai keinginan mereka.
“Kami selalu prioritaskan kualitas, karena itu yang membuat pelanggan puas. Kami juga memberikan kemudahan bagi konsumen untuk melakukan custom furniture,” paparnya.
Dengan custom furniture, konsumen bisa memesan mebel sesuai keinginan mereka, baik dari segi desain maupun spesifikasi lainnya. Hal ini menjadi nilai tambah yang membuat produk mebel dari Jepara semakin diminati. “Kami terbuka untuk custom order, sehingga pelanggan bisa mendapatkan mebel yang sesuai dengan kebutuhan mereka,” ucapnya.
Segmen pasar yang disasar Haidar adalah konsumen dari kalangan kelas menengah ke atas. Konsumen di segmen ini cenderung tidak terpengaruh oleh kenaikan harga, sehingga permintaan terhadap produk mebel tetap tinggi. Haidar melihat potensi besar dari segmen tersebut dan fokus untuk memenuhinya dengan produk-produk berkualitas tinggi.
“Konsumen menengah ke atas tetap stabil dalam permintaan, mereka mencari kualitas bukan hanya harga,” jelasnya.
Dengan strategi dan visi yang jelas, Muhammad Haidar Zaqi Umar berhasil menjaga stabilitas dan pertumbuhan bisnis mebelnya di tengah fluktuasi nilai tukar dolar, menunjukkan ketangguhan dan inovasi pengusaha mebel Jepara dalam menghadapi tantangan ekonomi. (***)
