KUDUS, ZONANEWS.ID – Haikal Farm Indonesia di Desa Besito, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menjadi salah satu pilihan wisata edukasi bagi anak-anak untuk mengenal dunia peternakan secara langsung.
Tidak hanya melihat kambing dari dekat, pengunjung juga diajak mempelajari cara merawat hewan ternak hingga proses pengolahan susu kambing menjadi berbagai produk makanan dan minuman.
Kegiatan tersebut menjadi alternatif pembelajaran di luar kelas yang menggabungkan unsur pendidikan dan rekreasi. Anak-anak dapat memperoleh pengalaman baru melalui pengamatan langsung serta praktik sederhana di lingkungan peternakan.
Sebanyak 70 anak didik TK Cahaya, Desa Demaan, Kecamatan Kota, Kudus, mengikuti kunjungan edukasi ke Haikal Farm Indonesia pada Sabtu, 10 Oktober 2026. Kegiatan itu merupakan bagian dari program kokurikuler sekolah untuk memperdalam materi pembelajaran bertema binatang.
Pemilik Haikal Farm, Nurul Hikmah menjelaskan, Haikal Farm Indonesia menerima kunjungan rombongan sekolah yang ingin memberikan pengalaman belajar secara langsung kepada peserta didik.
Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diperkenalkan dengan kehidupan kambing, cara perawatannya, serta hasil yang bisa diperoleh dari peternakan. Mereka juga mendapatkan kesempatan melihat proses pemerahan susu hingga pengolahannya menjadi produk bernilai tambah.
“Melalui kegiatan ini, anak-anak bisa belajar mengenal kambing secara langsung, mengetahui cara perawatannya, serta melihat bagaimana susu kambing diolah menjadi berbagai produk,” jelas Nurul.
Selama berada di lokasi, anak-anak diajak berinteraksi dengan kambing, mulai dari memberi makan hingga mencoba mempraktikkan cara memerah susu. Mereka juga menyaksikan pengenalan proses pengolahan susu kambing menjadi sejumlah produk, seperti keju dan es krim.
Guru pendamping TK Cahaya, Riska Aliya, mengatakan pemilihan Haikal Farm Indonesia disesuaikan dengan materi pembelajaran yang sedang dipelajari anak-anak di sekolah.
Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk memperoleh pengalaman yang tidak bisa sepenuhnya didapatkan melalui pembelajaran di dalam kelas.
“Anak-anak bisa melihat langsung kambing, bermain, memberi makan, hingga mempraktikkan cara memerah susu. Jadi, mereka tidak hanya mengetahui dari gambar atau video,” ungkap Risda.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Riska menyebut sekitar 90 persen anak menunjukkan ketertarikan tinggi saat mengikuti berbagai aktivitas di peternakan.
