KUDUS, ZONANEWS.ID – 50 persen bayi usia kurang dari 6 bulan di Kabupaten Kudus tidak mendapatkan Air Susu Ibu (AsI) Eksklusif. Hal tersebut yang dikhawatirkan menggangu upaya percepatan penurunan stunting di Kota Kretek.
Berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting, target nasional untuk presentase bayi usia kurang dari 6 bulan mendapatkan ASI Ekslusif seharusnya di angka 80 persen pada tahun 2024.
“Karena di Kudus para ibu itu kebanyakan bekerja, capaian untuk presentase bayi usia kurang dari 6 bulan yang mendapat ASI Ekslusif baru 50 persen,” ujar Sekda Kudus, Revlisianto Subekti dalam acara Rembuk Stunting di Pendapa Kabupaten Kudus, Selasa, 30 Juli 2024.
Kondisi tersebut yang kemudian menjadi catatan bagi Pemkab Kudus, untuk terus menggalakkan sosialisasi dan edukasi terkait pentingnya ASI Ekslusif bagi bayi. Sehingga, upaya dalam penurunan kasus stunting di Kudus bisa optimal.
“Karena berangkatnya mereka kan mulai subuh sampai sore, jadi anaknya di rumah dititipkan ke neneknya, tetangganya atau pengasuhnya. Jadi, pemberian ASI ini tidak terpantau dengan baik. Karena itu, edukasi itu penting,” tambahnya.
