Sawah Jadi Danau, Ratusan Hektare Padi di Undaan Terancam Puso

Area sawah yang terendam air di Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus. (Foto: Ayu Devi/Zonanews.id)

“Masih banyak yang enggan mengurus karena dianggap ribet, padahal kalau gagal panen seperti ini, asuransi sangat membantu,” jelasnya.

Menurut Hawi, banjir di Karangrowo bukan kejadian baru. Setiap musim hujan dengan intensitas tinggi, wilayah tersebut kerap terdampak luapan air dari kawasan hulu Pegunungan Muria.

Kondisi sungai yang dangkal serta dipenuhi enceng gondok dan endapan material memperparah aliran air.

Bacaan Lainnya

“Air dari atas cepat turun, sementara sungainya tidak mampu menampung karena banyak sedimentasi dan tanaman liar,” tuturnya.

Ia menilai normalisasi sungai menjadi solusi jangka panjang yang paling dibutuhkan.

Hawi mengingatkan bahwa pengerukan sungai pernah dilakukan pada tahun 2004 dan saat itu cukup efektif mengurangi banjir.

“Waktu itu setelah dikeruk, banjir bisa ditekan. Tapi karena tidak dirawat, sekarang dangkal lagi,” ujarnya.

Hawi berharap rencana normalisasi sungai yang direncanakan tahun ini dapat benar-benar direalisasikan oleh pemerintah.

“Kalau tidak segera ditangani, petani Karangrowo hanya bisa panen sekali setahun dan selalu dihantui risiko gagal panen,” pungkasnya.***