KUDUS, ZONANEWS.ID – Temuan roti berjamur dalam menu Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi pelajar sempat menggegerkan sejumlah sekolah di wilayah Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, beberapa waktu lalu.
Roti berjamur tersebut diketahui didistribusikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jati Wetan. Pihak sekolah sempat membuat aduan keluhan dan akhirnya roti tersebut ditarik kembali karena khawatir membahayakan siswa.
Humas SPPG Jati Wetan, Andrew Christian menyampaikan bahwa penyediaan menu makanan kering, seperti roti, menggandeng pelaku UMKM lokal. Artinya, SPPG tidak memproduksi sendiri tetapi memberdayakan UMKM sekitar.
“Kita beberapa kali sudah menggandeng UMKM, jadi yang temuan roti berjamur kemarin memang bukan produksi dari SPPG tapi dari UMKM. Tapi saya kira UMKM di Kudus ini belum siap,” ujar Andrew, Kamis, 6 November 2025.
Ia membeberkan bahwa setiap pembuatan hidangan untuk menu MBG dilarang memakai bahan pengawet. Baik itu, menu makanan basah maupun kering. Makanan yang disajikan harus benar-benar aman dan mengandung gizi.
“Kalau untuk menu kering memang menggandeng UMKM, itu biasanya dapat jadwal satu sampai dua kali dalam seminggu. Kalau untuk makanan basah itu masak sendiri yang menunya sudah ditentukan oleh ahli gizi,” tambahnya.
