Risiko Tinggi di Jalan, Pengemudi Ojol di Kudus Mulai Dibekali Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

sosialisasi Program BPJS Ketenagakerjaan yang diikuti sekitar 30 pengemudi ojol dari berbagai platform di Kabupaten Kudus. (Foto: Istimewa)

“Setiap hari pengemudi ojek online bekerja di jalan dengan berbagai potensi risiko. Melalui Program BPJS Ketenagakerjaan, kami ingin memastikan mereka memiliki perlindungan sehingga dapat bekerja dengan lebih tenang dan produktif. Ketika terjadi kecelakaan kerja maupun risiko meninggal dunia, manfaat program ini dapat membantu meringankan beban pekerja dan keluarganya,” ujar Dewi, Jumat, 24 Juli 2026.

Menurutnya, perkembangan ekonomi digital telah mendorong meningkatnya jumlah pekerja di sektor transportasi berbasis aplikasi.

Karena itu, kesadaran untuk memiliki jaminan sosial ketenagakerjaan juga perlu terus ditingkatkan agar perlindungan terhadap pekerja berkembang seiring pertumbuhan sektor tersebut.

Bacaan Lainnya

Selain memberikan edukasi, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kudus juga membuka layanan konsultasi dan pendaftaran di lokasi kegiatan.

Langkah ini bertujuan memudahkan pengemudi ojol yang ingin langsung menjadi peserta tanpa harus melalui proses yang rumit.

BPJS Ketenagakerjaan berharap semakin banyak pengemudi ojol di Kabupaten Kudus yang bergabung sebagai peserta.

Dengan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, mereka diharapkan dapat bekerja dengan rasa aman dan memiliki kepastian perlindungan bagi diri sendiri maupun keluarga apabila sewaktu-waktu menghadapi risiko dalam menjalankan profesinya.

Ke depan, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kudus akan terus memperkuat kolaborasi dengan komunitas pengemudi, perusahaan aplikasi, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya guna memperluas cakupan kepesertaan pekerja sektor informal.***