KUDUS, ZONANEWS.ID — Warga RT 2 RW 6 Desa Bulungcangkring, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus sempat melakukan protes kepada pemerintah desa setempat dengan menutup akses jalan menuju lapangan desa, Sabtu 15 Juli 2023 sekitar pukul 08.30 WIB.
Alasannya, karena tanah uruk yang dibawa ke lapangan yang berada di belakang Balai Desa Bulungcangkring tersebut berceceran di jalanan dan menyebabkan banyak debu di sepanjang jalan yang dilewati.
Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Bulungcangkring Ngadimin menjelaskan, banyak warga sekitar lokasi yang mengeluhkan banyaknya debu yang bertaburan dan tidak disiram.
Alhasil, rumah warga hingga Musala yang berada di pinggir jalan selalu berdebu setiap harinya dan dinilai mengganggu lingkungan. Bahkan debu yang mengganggu tersebut dikatakan Ngadimin sudah dirasakan sekitar satu bulan.
“Sebagai bentuk protes kami, hari ini kami dari warga setuju untuk menutup jalan (menuju lapangan desa),” kata Ngadimin saat dimintai keterangan.
Namun penutupan jalan tersebut tidak berlangsung lama. Sebab unsur pimpinan desa langsung datang ke lokasi dan melakukan audiensi bersama.
Dari hasil audiensi tersebut, tuntutan warga sekitar yang meminta agar jalanan sering dibersihkan atau disiram menggunakan air, dikabulkan pihak desa. Sehingga sekitar pukul 09.20 WIB, jalan yang sebelumnya ditutup kembali dibuka.
