Progres Rehab Puskesmas Jekulo Capai 91,84 Persen, DKK Kudus Optimistis Rampung November

Proyek rehabilitasi Puskesmas Jekulo di Kabupaten Kudus ditargetkan rampung pada November 2026. (Foto: Istimewa)

KUDUS, ZONANEWS.ID – Proyek rehabilitasi Puskesmas Jekulo di Kabupaten Kudus kini memasuki tahap akhir pengerjaan. Realisasi fisik pembangunan fasilitas kesehatan di wilayah Kudus timur tersebut telah mencapai 91,84 persen, meskipun masih mengalami keterlambatan dibandingkan target yang direncanakan.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus, progres pembangunan tersebut mencatatkan deviasi minus 2,87 persen dari target rencana sebesar 94,71 persen. Keterlambatan ini terutama disebabkan oleh pekerjaan pintu berbahan baja yang masih dalam proses pabrikasi.

Kepala DKK Kudus, dr. Abdul Hakam, melalui Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan, Amad Mochamad, menjelaskan bahwa pengerjaan di lapangan saat ini lebih banyak difokuskan pada penyelesaian detail bangunan. Pihaknya masih menunggu komponen pintu yang diproduksi sesuai spesifikasi proyek.

Bacaan Lainnya

“Minggu ini deviasi minus karena kami masih menunggu pekerjaan pintu yang dalam proses pabrikasi dengan spesifikasi baja. Saat ini pengerjaan di lapangan fokus pada tahap perapian-perapian gedung,” ujar Amad, Senin, 12 Oktober 2026.

Proyek rehabilitasi dengan nilai anggaran sekitar Rp5,7 miliar tersebut dikerjakan oleh kontraktor pelaksana CV Simpatik Karya Mandiri. Berdasarkan dokumen kontrak, pembangunan gedung satu lantai itu dijadwalkan selesai pada 1 November 2026. DKK Kudus pun optimistis sisa pekerjaan dapat dituntaskan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Meski sempat mengalami deviasi negatif pada tahap akhir, perjalanan pembangunan Puskesmas Jekulo sebelumnya menunjukkan progres yang cukup baik.

Pada minggu keenam pengerjaan, realisasi fisik bahkan mencapai sekitar 30 persen dengan deviasi positif sebesar 11 persen. Peningkatan tersebut didukung penambahan tenaga kerja hingga 60 orang serta penerapan sistem lembur oleh kontraktor.

Setelah pembangunan selesai, DKK Kudus menargetkan fasilitas kesehatan tersebut dapat segera difungsikan untuk melayani masyarakat.

“Target kami bisa dioperasionalkan secara penuh pada rentang November hingga Desember mendatang,” tandas Amad.