Pertukaran Pelajar dan Guru Batch 2 di Kudus Tuntas, Disdikpora Sebut Ideal

Program pertukaran pelajar lokal di Kabupaten Kudus tahun ajaran 2026/2027. (Foto: Siti Islamiyah/Zonanews.id)

KUDUS, ZONANEWS.ID – Program pertukaran pelajar dan guru lokal batch 2 tahun ajaran 2026/2027 untuk jenjang sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Kudus resmi tuntas.

Penarikan peserta dari sekolah tujuan telah dilakukan pada Sabtu, 8 Agustus 2026, setelah program berlangsung selama dua pekan sejak 27 Juli 2026.

Sebanyak 290 pelajar dan 62 guru tercatat mengikuti program tersebut. Rinciannya, sebanyak 210 murid berasal dari 33 SD, 80 murid dari 20 SMP, serta 62 guru dari 31 SMP di Kabupaten Kudus.

Bacaan Lainnya

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus, Anggun Nugroho, mengatakan pelaksanaan pertukaran pelajar dan guru batch 2 secara umum berjalan dengan baik.

“Kalau saya mengatakan saat ini tidak ada kendala yang signifikan. Paling keluhannya yang dirasakan guru itu hanya transportasinya saja sama migrasi dari sekolah asal ke sekolah tujuan,” ujar Anggun.

Anggun menjelaskan, salah satu kendala yang sempat muncul dalam pertukaran pelajar adalah persoalan transportasi, terutama bagi peserta didik jenjang SMP.

Sebab, pertukaran pelajar SMP memungkinkan peserta berpindah sekolah antarkecamatan, sedangkan peserta SD masih berada dalam lingkup satu kecamatan.

“Kendala sebenarnya itu yang paling dialami oleh peserta pertukaran pelajar. Kalau SMP itu kan bisa lintas kecamatan, kalau SD kan masih satu kecamatan. SD nggak masalah, kalau SMP lebih ke arah transportasinya, poin nganter dan sebagainya,” jelasnya.

Sementara itu, dalam pertukaran guru, kendala teknis sempat muncul terkait mekanisme absensi.

Meski sejak awal telah difasilitasi oleh BKPSDM agar guru tidak perlu melakukan absensi di sekolah asal, dalam praktiknya masih terdapat guru yang harus melakukan perpindahan untuk keperluan administrasi tersebut.