Jalur Sepeda Sudah Dibuat, Gerakan ASN Bersepeda di Kudus Belum Optimal

Bupati Kudus, Sam'ani Intakoris bersepeda saat berangkat ke Pendapa Kabupaten Kudus. (Foto: Istimewa)

KUDUS, ZONANEWS.ID – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kudus menyebut bahwa gerakan Apatur Sipil Negara (ASN) bersepeda masih dijalankan, meski pun belum optimal.

Padahal, marka jalur khusus sepeda telah dibuat oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus dengan menelan anggaran Rp 900 juta dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026.

Anggaran yang mencapai ratusan juta itu digunakan untuk membuat marka jalur sepeda seluas 3.000 meter persegi di sejumlah ruas jalan. Di antaranya, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Pemuda, Jalan Ahmad Yani, Jalan Sunan Kudus, dan Jalan Sunan Muria.

Bacaan Lainnya

Kepala BKPSDM Kabupaten Kudus, Tulus Tri Yatmika menyampaikan bahwa Gerakan ASN Bersepeda masih dilakukan oleh beberapa pegawai setiap Hari Selasa. Gerakan ini juga masih digabungkan oleh Bupati Sam’ani Intakoris.

“Selasa bersepeda masih lanjut, tapi memang belum optimal. Hambatannya ya kalau ada agenda yang jauh untuk mobilisasi sedikit kesulitan,” ujar Tulus, Senin, 10 Agustus 2026.

Pihaknya menerangkan bahwa gerakan ASN Bersepeda merupakan salah satu langkah pemerintah daerah dalam memulai gaya hidup sehat sekaligus mendukung efisiensi energi.

Menurutnya, kebiasaan bersepeda ke tempat kerja tidak hanya berdampak positif bagi kesehatan, tetapi juga membantu mengurangi konsumsi bahan bakar.