Ketujuh, tidur cepat (cukup), dengan memastikan waktu istirahat yang cukup agar stamina pulih dan fungsi kognitif bekerja optimal keesokan harinya.
In menyebut, 7 kebiasaan tersebut harus diisi oleh seluruh murid di SMP 2 Kudus melalui aplikasi yang telah disediakan. Dari aplikasi itu, dapat dilihat bagaimana program gagasan pemerintah pusat berjalan efektif atau belum.
Tidak hanya guru yang memantau, akan tetapi orang tua juga bisa melihat grafik aktivitas anaknya dalam menerapkan program tersebut melalui aplikasi yang sama.
“Di sini anak juga dilatih untuk jujur. Karena di aplikasi akan disediakan pilihan, dilakukan atau tidak, kalau tidak dilakukan harus mengisi alasannya apa,” terangnya.
Pihaknya pun berharap, dengan inovasi yang telah dihadirkan oleh sekolah dalam menyukseskan program Mendikdasmen, dapat menyumbang dampak positif terhadap upaya pembentukan karakter bagi generasi emas.
Murid kelas IX di SMP 2 Kudus, Indigo Andromeda menyambut positif adanya aturan sekolah yang mewajibkan setiap murid untuk mengisi jurnal 7 kebiasaan anak indonesia hebat melalui aplikasi.
Ia mengaku selalu mengisi jurnal tersebut dengan jujur, dan apabila tidak bisa melakukan kebiasaan tersebut akan menuliskan alasan yang sebenar-benarnya.
“Setiap hari mengisi, selalu jujur, karena dipantau jadi harus jujur,” turturnya. ***
