KUDUS, ZONANEWS.ID – Kabupaten Kudus ditunjuk sebagai pilot project atau percontohan uji coba Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan program unggulan dari Presiden Terpilih Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kudus, Harjuna Widada membeberkan bahwa pada pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, pihaknya akan menggandeng CSR dalam pengadaan menu makanannya.
Hal itu diungkapkan menyusul hasil rapat bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kudus dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dalam penyusunan rencana uji coba Program Makan Bergizi Gratis, pada Selasa, 27 Agustus 2024 pagi tadi.
“Yang mengelola menu kalau untuk uji coba nanti kita cari CSR, ini tadi baru dikumpulkan oleh Sekda, kita daftar catering makanan di Kudus,” ujar Harjuna.
Adapun untuk menu makanan yang akan disajikan kepada siswa sasaran, sambung Dia, berisikan nasi putih, daging, telur, sayur, buah dan susu. Sedang untuk harga per satu porsi makan dipatok seharga Rp 16.000 sampai Rp 17.000.
“Kalau di Cilegon itu kan Rp 16.000, kalau di sini (Kudus) mungkin ya nanti kita lihat, kita buat patokan Rp 17.000, kalau bisa Rp 16.000 ya segitu, antara Rp 16.000 sampai Rp 17.000,” terangnya.
Lebih lanjut, Harjuna mengungkapkan bahwa nantinya pada pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di tahun 2025, pihaknya akan menggandeng usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) lokal di Kabupaten Kudus dalam pengelolaan menu.
Sedangkan bagi sekolah yang memiliki kantin, akan diupayakan dapat terangkul dengan kerja sama pengadaan menu makanannya. Dengan catatan, pengelola kantin tersebut harus berbadan hukum minimal CV (Persekutuan Komanditer).
“Kita juga mikir kalau ada kantin di sekolah, kalau dia mau bekerjasama (untuk tahun 2025) yang buat CV biar bisa ikut. Kalau program ini diterapkan kan kasian. Tapi lebih lanjut bagaimana, kita tunggu info selanjutnya dari pusat,” tambahnya.
Untuk diketahui, pada pelaksanaan uji coba Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Kudus, rencananya akan menyasar sekitar 2.225 siswa yang tersebar di enam sekolah. Yakni siswa TK, RA, SD, MI, SMP dan MTs.
Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis tersebut rencananya dilakukan pada akhir September 2024 mendatang, dimana akan berlangsung selama enam hari dengan konsep satu hari satu sekolah. ***
