Pembunuh Pemuda di Panjang Belum Tertangkap, Polisi Minta Ibu Korban Bersabar

Siti Indaryanti ibu korban penusukan. (FOTO : RAHAYU)

“Kalau dari keluarga sudah paham pelaku. Kemarin keluarganya sempat minta damai, tapi tidak ke saya minta ke ibuk saya. Tapi saya gak mau minta damai, pokoknya saya gak mau. Pelakunya rumahnya asal Desa Bacin semua,” papar Siti sambil menitihkan air mata.

Sebagai seorang ibu, dirinya hanya meminta keadilan yang seadil-adilnya kepada pihak penegak hukum.

 

Bacaan Lainnya

“Intinya saya minta dihukum secara setimpal. Ya saya menuntut keadilan,” imbuh dia.

Ia menambahkan, sebelum putranya meninggal, sempat di rumah selama 4 hari dan juga diminta ke kantor Polsek Bae untuk di BAP (Berita Acara Pemeriksaan). Baru setelah itu, tiba-tiba saraf-saraf anaknya melemah dan Kemabli di larikan ke Rumah sakit.

“Saya bawa ke RS Yakis, saat di Yakis kejang-kejang terus akhirnya dibawa ke RS Mawardi Solo, jam 11 malam. Sampai di RS Mawardi jam dua kayaknya. Perawatan disana 10 hari , 4 harinya di ICU terus meninggal di ICU.
Yang luka di kepala atas dua tusukan, kaki dua tusukan,” ungkapnya.

Saat ini pihaknya masih menunggu dari pihak kepolisian selama kurun waktu satu tahun. Jika memang masih belum ada kejelasan, maka pihaknya akan membuat laporan ke Polda Jateng.

“Usaha lapor ke pihak lain belum, masih saya tunggu, selagi belum satu tahun saya akan tetap menunggu. Tapi kalau sudah satu tahun mungkin saya ke Polda Jateng,” tandas dia.***