Nadya Rilis Single Perdana “Pasti Bisa”, Suarakan Semangat Berani Bermimpi dari Kudus

Cuplikan video klip "Pasti Bisa" yang dinyanyikan oleh penyanyi muda asal Kudus, Nadia. (Foto: Istimewa)

KUDUS, ZONANEWS.ID – Talenta muda asal Kabupaten Kudus, Nadia, resmi merilis single perdana sekaligus video klip berjudul “Pasti Bisa”.

Siswi kelas 6 SD ini menghadirkan karya musik yang mengangkat pesan tentang keberanian, ketekunan, dan keyakinan untuk terus berusaha meraih mimpi.

Melalui lagu “Up Again”, Nadia ingin mengajak anak-anak muda untuk percaya pada kemampuan diri sendiri.

Bacaan Lainnya

Lagu ini hadir sebagai pengingat bahwa setiap orang memiliki potensi untuk berkembang selama memiliki kemauan untuk belajar, disiplin, dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi tantangan.

Video klip “Up Again” digarap dengan pendekatan visual sinematik di bawah arahan sutradara sekaligus Director of Photography/DOP, Ahmad Bayu Arif, yang akrab disapa Freakybay.

Mengusung konsep visual bergaya pop-surrealist, video klip ini menampilkan perjalanan emosional Nadia dari suasana sunyi dan penuh keterbatasan menuju ruang ekspresi yang lebih bebas, berwarna, dan percaya diri.

Proses produksi yang dilakukan di Roomaku Studio memperlihatkan sisi artistik Nadia sebagai penyanyi muda yang mampu menghadirkan emosi secara natural.

Freakybay menilai Nadia memiliki kepekaan yang baik dalam menerjemahkan pesan lagu ke dalam ekspresi dan gerak tubuh.

“Nadia memiliki intuisi yang luar biasa. Ia mampu menerjemahkan pesan lagu menjadi bahasa tubuh yang sangat jujur,” ungkap Freakybay.

Salah satu elemen penting dalam video klip ini adalah penggunaan simbol pantomim. Sosok pantomim ditampilkan sebagai representasi dari keberanian yang masih terkunci di dalam diri.

Melalui simbol tersebut, video klip ini menggambarkan bahwa rintangan terbesar dalam meraih mimpi sering kali bukan berasal dari luar, melainkan dari rasa takut dan keraguan yang dibangun oleh diri sendiri.

Kekuatan visual dalam video klip “Pasti Bisa” juga diperkuat melalui kolaborasi dengan kelas tari KBPW (Kampung Budaya Piji Wetan). Kehadiran para penari cilik dari KBPW memberikan energi baru dalam video klip ini.

Koreografi yang ditampilkan tidak hanya menjadi elemen pendukung visual, tetapi juga mempertegas pesan tentang kebersamaan, dukungan, dan keberanian untuk melangkah bersama.