Meriahnya Kirab Air Salamun Desa Jepang, Ribuan Warga Berebut Gunungan Kirab

*Ribuan warga berebut gunungan hasil kirab di depan area panggung utama festival rebo wekasan, Selasa 12 September 2023. (syim)

“Semuanya, warga, tokoh masyarakat, kiai, pemuda, kompak dan istiqomah melaksanakan kirab rebo wekasan. Semua bergerak untuk nguri-nguri budaya desa,” kata Mutrikah dalam sambutannya.

Tradisi yang sudah berlangsung sejak tahun 2009 ini, kata dia, perlu dilestarikan dalam rangka pemajuan kebudayaan. Sesuai dengan UU No 5 tahun 2017 tentang pemajuan kebudayaan, bahwa pemajuan kebudayaan tidak hanya tugas dari pemerintah. Akan tetapi juga tugas seluruh masyarakat, pegiat seni, budaya.

“Kita patut bersyukur, semua kompak bergerak meskipun tanpa APBdes. Bahkan, tradisi ini bisa menimbulkan multiplayer effect yang bisa meningkatkan ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Bacaan Lainnya

Usai kirab dan doa bersama rampung, ribuan masyarakat yang tak sabar menunggu langsung berebut hasil bumi gunungan yang dikirab. Hal ini menjadi daya tarik warga tersendiri dalam rangka ngalap berkah Kirab Rebo Wekasan Desa Jepang.***