Agus menambahkan, sebagian besar anggota berharap agar kesempatan untuk memimpin koperasi bisa diberikan kepada mereka yang masih aktif dan memiliki semangat baru. Hal ini dinilai penting agar koperasi bisa berkembang lebih baik di masa depan.
“Kami ingin ada pemungutan suara oleh seluruh anggota koperasi, dan membuka kesempatan seluas-luasnya bagi setiap anggota untuk ikut dalam pemilihan ketua dan pengawas koperasi,” ujar Agus.
Sementara itu, Kepala Disdikpora Kabupaten Kudus, Harjuna Widada, saat dikonfirmasi terkait masalah ini, mengatakan bahwa pemilihan ketua koperasi diserahkan kepada pengurus dan pengawas. Menurutnya, proses reorganisasi dilakukan melalui keputusan bersama dengan suara terbanyak dari anggota.
“Nanti akan diisi blangko, mau membentuk tim formatur atau yang lainnya itu kesepakatan bersama,” ujarnya.
Namun, Harjuna mengaku belum mendapatkan laporan resmi dari pengurus mengenai sistem yang akan diterapkan dalam pemilihan ketua koperasi mendatang.
Ia juga menanggapi dugaan adanya “permainan” dalam pemilihan melalui tim formatur dengan harapan agar proses pemilihan bisa berjalan baik dan menguntungkan seluruh anggota koperasi. ***
