KBPW Bakal Gelar Muria Culture Camp dan Festival Film Foklor Muria 2023

Ilustrasi kegiatan screening film dan diskusi folklor. (Zonanews.id)

Menurut Zaini, masih banyak folklor di Muria yang belum terangkat dan terdokumentasikan dengan baik. Oleh karena itu, pihaknya mengajak para pelajar, mahasiswa hingga masyarakat umum untuk menggali lebih banyak tentang folklor kemuriaan.

“Selain itu, supaya cerita tutur yang salah kaprah dan tidak sesuai dengan falsafah Sunan Muria bisa direkonstruksi lagi menjadi hasanah yang baru,” tambahnya.

Program Kemah Budaya dan Festival Film Folklore ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk terus mengeksplorasi potensi dan berkarya.

Bacaan Lainnya

Lewat sarana lokakarya, dialog, konsultasi hingga mentoring yang dibalut dalam kemah budaya dan festival film foklor ini, diharapkan pula dapat mendorong lebih banyak pihak untuk terlibat dalam pemajuan kebudayaan di kawasan Muria.

“Dalam program ini nantinya kami menargetkan bakal banyak tercipta film-film berbasis konten Kemuriaan yang mampu menginspirasi publik luas. Sebab, tidak dimungkiri bahwa Kudus juga menyimpan banyak kekayaan tradisi, Budaya, falsafah dan ajaran yang penuh makna,” tandasnya.

Berdasarkan rencana, Kemah Budaya atau Muria Culture Camp bakal digelar pada tanggal 3-7 Juni 2023. Sementara Pengiriman Karya (Open Submission) pada Festival Film Folklor Muria ini dimulai pada tanggal 3 Mei s.d 31 Mei 2023 pukul 23.59 WIB. ***