Jateng Gencarkan Sosialisasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya atau PLTS

Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin saat menyerahkan bantuan PLTS di ponpes Banjarnegara. (Humas Jateng)

ZONANEWS.ID – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) saat ini terus menggencarkan peralihan penggunaan energi fosil menjadi energi baru terbarukan yakni Pembangkit Listrik Tenaga Surya atau PLTS.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Tengah, Sujarwanto, saat mendampingi Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen, menyerahkan bantuan PLTS Atap di Pondok Pesantren Tanbihul Ghofilin, di Desa Mantrianom, Kabupaten Banjarnegara, Jumat 12 Agustus 2022 malam.

Sujarwanto menyebutkan pada masa kepemimpinan Ganjar-Taj Yasin, Jateng terus mengampanyekan penggunaan energi baru terbarukan seperti PLTS.

Bacaan Lainnya

“Kita punya tekad, Jateng Solar Provence, provinsi yang basis energinya banyak-banyak dari matahari. Kenapa ini duluan yang dicanangkan oleh beliau-beliau, pimpinan kita di Jateng, karena ternyata matahari itu energi gratis,” katanya.

Sujarwanto menyebutkan, hingga saat ini di Provinsi Jawa Tengah terdapat pembangkitan listrik dari PLTS hingga mencapai 300 megawatt.

Menurutnya, capaian tersebut lantaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, didorong untuk menggunakan PLTS. Selain itu, banyak sektor industri juga mengikuti kampanye Jateng Solar Province yang dicanangkan.

Gerakan tersebut diawali dengan pembangunan PLTS di kantor ESDM Jateng pada 2017. Setahun kemudian diikuti oleh beberapa kantor lainnya.

Setelah itu Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo menginstruksikan ke SKPD termasuk bupati/wali kota, agar memasang PLTS di kantor-kantor pemerintahan.

Kemudian, anggaran pemasangan PLTS juga menyasar ke sektor bangunan ruang publik, seperti sekolahan dan pondok pesantren.

Namun, lantaran Pandemi Covid-19, rencana pemasangan PLTS diperluas hingga menyasar ke usaha mikro kecil menengah (UMKM).