“Pengaruh kenaikan BBM ini cukup tinggi di Kudus. Karena banyak warga Kudus yang memakai kendaraan, jadi pembelian bahan bakar minyak juga tinggi,” ungkap Agus saat pers conference di Kantor BPS Kudus, Selasa, 4 Oktober 2022.
Selain BBM, komoditas lain juga menjadi penyumbang inflasi di Kudus. Diantaranya beras yang menyumbang inflasi sebesar 0,12 persen, jasa servis kendaraan 0,03 persen, serta BBM jenis solar 0,03 persen.
“Hampir semua komoditas menjadi penyumbang inflasi di Kudus. Hanya saja, paling banyak itu diakibatkan kenaikan harga BBM,” sambungnya.
Kendati demikian, ada pula komoditas yang mengalami deflasi selama bulan September 2022 kemarin. BPS mencatat, diantara yang mengalami deflasi yakni emas perhiasan. Kemudian ada bawang merah dan daging ayam ras yang sama-sama mengalami penurunan harga. ***
