KUDUS, ZONANEWS.ID – Perayaan Hari Jadi Kabupaten Kudus ke-477 tahun ini dipastikan akan menjadi momen yang paling berkesan bagi masyarakat.
Puncak kemeriahan tersebut tidak hanya berpusat pada upacara seremonial semata, melainkan diramaikan dengan aksi kolosal yang membanggakan warisan budaya lokal.
Pemerintah Kabupaten Kudus secara khusus menyiapkan agenda spektakuler berupa pemecahan Rekor Muri melalui pementasan massal Tari Lajur Caping Kalo.
Agenda budaya ini diproyeksikan menjadi sorotan utama yang menyedot perhatian ribuan pasang mata di pusat kota.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kudus, Eko Djumartono, menegaskan bahwa kemeriaahan hari jadi ini sepenuhnya didedikasikan bagi kebahagiaan warga.
Ia menyebutkan bahwa pelibatan masyarakat secara luas lewat berbagai kegiatan seni adalah bentuk nyata dari pesta rakyat yang sebenarnya.
‘’Perayaan ini bukan hari jadinya para pejabat, tetapi hari jadinya seluruh warga Kabupaten Kudus,’’ tegas Eko.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kudus, Abdul Halil menambahkan, rangkaian acara telah dirancang matang, diawali dengan kegiatan religi seperti Tahlil massal dan Khotmil Qur’an pada Selasa, 22 September 2026.
Puncak dari rangkaian kegiatan budaya tersebut akan tumpah ruah pada Sabtu, 26 September 2026 pagi. Sebanyak 680 penari yang tergabung dalam 136 grup siap bergerak serentak dari halaman Pendapa hingga depan Air Mancur Kantor Bupati Kudus.
