Gerakan Pangan Murah, Warga Serbu Beras Murah di Kantor Dispertan Kudus

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus, Didik Prasetyo, menjelaskan bahwa beras selalu menjadi komoditas utama yang dicari masyarakat dalam setiap program Gerakan Pangan Murah yang digelar pada Jumat kedua setiap bulannya.

Kali ini, Dispertan menyiapkan enam ton beras yang terdiri dari tiga ton dari Gapoktan dan tiga ton dari SPHP Bulog.

Didik menyampaikan bahwa harga jual beras SPHP adalah Rp 56.000 per lima kilogram, sedangkan beras dari Gapoktan dijual seharga Rp 58.000 per lima kilogram. Kedua harga tersebut lebih rendah Rp 1.000 hingga Rp 3.000 per kilogram dibandingkan harga pasar saat ini.

Bacaan Lainnya

“Gerakan pangan murah ini kami lakukan rutin sebulan sekali setiap Jumat Minggu kedua. Melibatkan 50 pelaku usaha binaan Dispertan dengan berbagai produk kebutuhan sehari-hari,” terangnya

Selain beras, program ini juga menawarkan berbagai produk kebutuhan pokok lainnya, termasuk minyak goreng, telur ayam, dan daging ayam. Misalnya, telur ayam dijual dengan harga Rp 23.000 per kilogram, minyak goreng seharga Rp 16.000 per liter, dan gula pasir seharga Rp 16.000 per kilogram.

Didik menekankan bahwa gerakan ini bertujuan untuk menjaga stabilisasi harga pangan di Kabupaten Kudus dan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau