Gerakan Ayah Antar Anak Sekolah Disambut Antusias, Orang Tua Rela Izin Kerja Demi Momen Emas

Aris Suryawan (33) mengantarkan putrinya, Florensha Elzavir Caliana Arshan berangkat ke sekolah di hari pertamanya menjadi murid baru SD 5 Karangbener, Kabupaten Kudus. (Foto: Siti Islamiyah/Zonanews.id)

KUDUS, ZONANEWS.ID – Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS) tahun ajaran 2026/2027 yang digagas Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, mendapat sambutan positif dari para orang tua.

Sejumlah ayah rela meluangkan waktu bahkan mengajukan izin kerja demi mendampingi buah hati mereka memasuki lingkungan sekolah pada hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Senin, 13 Juli 2026.

Salah satunya Aris Suryawan (33), warga Desa Margorejo, Kecamatan Dawe, yang mengantar putri kesayangannya, Florensha Elzavir Caliana Arshan, ke SD 5 Karangbener, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus.

Bacaan Lainnya

Hari pertama putrinya menjadi murid kelas satu menjadi momen yang tidak ingin ia lewatkan begitu saja.

Aris mengaku merasakan perasaan campur aduk saat mengantar anaknya ke sekolah. Meski sang putri sebelumnya sudah pernah bersekolah, menurutnya suasana di sekolah baru tetap menjadi tantangan tersendiri karena membutuhkan proses adaptasi.

“Cukup excited dan deg-degan. Ini bukan pertama kali sekolah bagi Flo, tetapi lingkungan yang baru, jadi ada penyesuaian. Saya sempat khawatir dia rewel, untungnya tidak. Karena ini anak pertama, jadi memang rasanya lebih deg-degan,” ujar Aris.

Sebagai seorang programmer di PT Pura Group, Aris harus meminta izin kepada tempatnya bekerja agar bisa mendampingi putrinya di hari pertama sekolah. Baginya, momen tersebut merupakan pengalaman berharga yang tidak akan terulang kembali.

“Harus bekerja, jadi saya izin dulu. Hari pertama sekolah adalah momen emas untuk anak, sehingga saya ingin benar-benar mendampinginya,” ungkapnya.