Menurut Sam’ani, doa bersama ini juga menjadi bentuk empati bagi saudara-saudara di Sumatra yang tengah tertimpa musibah bencana.
“Doa ini kami panjatkan tidak hanya untuk Kudus, tetapi juga sebagai empati bagi saudara-saudara kita yang sedang mendapat ujian,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati mengapresiasi sinergi Forkopimda dan seluruh elemen masyarakat yang telah berkolaborasi menjaga stabilitas daerah sepanjang tahun 2025.
Ia mengucapkan terima kasih atas kebersamaan dan gotong royong semua pihak dalam menjaga Kudus tetap aman dan kondusif.
Bupati juga mengajak masyarakat untuk terus bergotong royong menyelesaikan persoalan sampah serta mendukung peningkatan pelayanan publik.
“Mari kita bersama-sama mendukung pelayanan publik yang lebih cepat, tepat, dan responsif demi mewujudkan Kudus Sehat, yakni sejahtera, harmoni, dan takwa,” pungkas Sam’ani.***
