Dari Mochi hingga Zuppa Soup, Kampung Ramadan Demaan Kudus Ramai Diserbu Pemburu Takjil

Pedagang mochi dan cookies di Kampung Ramadan Desa Demaan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus. (Foto: Ayu Devi/Zonanews.id)

Tak hanya pengunjung, para pedagang pun merasakan dampak positif dari ramainya Kampung Ramadan. Muthia Arman Dhita Putri, penjual mochi, mengaku dagangannya cepat habis diserbu pembeli.

“Alhamdulillah, belum sampai magrib sudah habis. Pembelinya terus datang,” tuturnya.

Hal serupa dirasakan Chinintya Ayu Wibikandi, pedagang zuppa soup. Ia berharap kegiatan Kampung Ramadan bisa rutin digelar setiap tahun.

Bacaan Lainnya

“Lumayan buat nambah penghasilan. Ini baru pertama kali diadakan, tapi antusiasnya luar biasa,” katanya.

Sementara itu, Direktur BUMDes Desa Demaan, Akhmad Ikhwad, menjelaskan bahwa Kampung Ramadan digelar sebagai upaya memfasilitasi para pelaku UMKM agar bisa memanfaatkan momentum Ramadan.

“Kami siapkan tenda dan tempat supaya pedagang bisa berjualan dengan nyaman, sekaligus meramaikan suasana Ramadan di Desa Demaan,” jelas Ikhwan.

Ia menyebutkan, Kampung Ramadan Demaan berlangsung selama 25 hari, mulai 21 Februari hingga 17 Maret 2026. Keberadaan pasar takjil ini juga dipengaruhi oleh tradisi Dandangan yang sebelumnya digelar menjelang Ramadan.

“Setelah Dandangan, kami manfaatkan stan yang ada agar UMKM tetap bisa berjualan selama bulan puasa,” ucapnya.***