Bukan Cuma Soal Gizi, Konselor AIMI Sebut Peran Suami Kunci Sukses Ibu Menyusui

Konselor AIMI (Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia), Rizki Maharani Eka Putri. (Foto: Ayu Devi/Zonanews.Id)

“Peran bapak sangat penting. Kalau ada komentar dari mertua, tetangga, teman atau lingkungan kerja yang membuat ibu tertekan, lebih baik bapaknya yang menjadi benteng. Dukungan suami sangat menentukan keberhasilan menyusui,” katanya.

Selain suami, ia juga mendorong adanya dukungan dari keluarga besar, lingkungan sekitar hingga tempat kerja. Menurutnya, kolaborasi semua pihak akan membantu ibu tetap dapat memberikan ASI meski memiliki aktivitas bekerja.

“Karena di Kudus banyak ibu bekerja, maka dibutuhkan dukungan dari banyak sektor. Pemerintah sudah memberikan cuti melahirkan, kemudian keluarga, teman, hingga tempat kerja juga perlu menciptakan suasana yang mendukung ibu menyusui,” ungkapnya.

Bacaan Lainnya

Dalam sesi tanya jawab, Rizki juga menyinggung kekhawatiran sebagian ibu terkait berkurangnya kadar kalsium selama menyusui.

Ia menjelaskan bahwa kondisi tersebut dapat diantisipasi dengan pola hidup sehat serta pemenuhan nutrisi yang cukup.

“Kadang memang yang diabaikan justru ibunya. Fokusnya hanya kepada anak, padahal kesehatan ibu juga harus dijaga. Anak punya hak mendapatkan ASI sampai minimal dua tahun dan ibu juga harus tetap sehat untuk memenuhi hak tersebut,” tuturnya.

Ia menyarankan ibu menyusui untuk tetap mengonsumsi makanan bergizi seimbang, seperti daging merah dan sayuran hijau yang kaya kalsium, memperbanyak minum air putih, rutin berolahraga, berjemur di bawah sinar matahari, hingga berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila diperlukan.

“Ibu tidak perlu takut menyusui. Tetap makan bergizi, cukup minum, olahraga, berjemur, dan bila perlu konsultasi dengan ahli gizi atau mengonsumsi suplemen kalsium sesuai anjuran. Menyusui memberikan manfaat besar bagi bayi maupun ibu,” pungkasnya.***